Bikin Video Time Lapse Dengan Smartphone HTC Desire 616

Bikin Video Time Lapse Dengan Smartphone HTC Desire 616

Dengan menggunakan ponsel bersistem operasi Android, video time lapse yang unik bisa kita buat dengan mudah yang hasilnya dapat langsung di-share ke situs web media sosial. Video time lapse, kalau dibuat dengan benar, dapat jadi sesuatu yang unik karena Anda bisa melihat sesuatu yang sulit dilihat dengan mata telanjang. Misalnya, dengan mempercepat video 100 kali, Anda jadi bisa melihat “pergerakan” bintang di langit. Zaman dulu, bikin video seperti itu butuh peralatan spesial yang harganya tidak murah.

Sumber : Game Ppsspp

Kini, dengan satu gadget yang pasti kita bawa setiap hari plus sedikit aksesori tambahan, video time lapse sudah bisa dibuat. Gadget itu adalah smartphone. Beberapa smartphone harus diinstali aplikasi khusus. Di smartphone bersistem operasi Android, misalnya, beberapa aplikasi pembuat video time lapse, seperti Lapse It dan Framelapse, dapat diunduh gratis dari Google Play. Sementara itu, beberapa smartphone tidak perlu ditambahi aplikasi lagi untuk dapat membuat video time lapse karena fungsi itu sudah disematkan pada salah satu fi tur kamera. HTC Desire 616 dual sim adalah salah satu contoh smartphone seperti itu.

Video time lapse yang dihasilkan pun tidak sembarangan karena memiliki kualitas Full-HD. Apa pun smartphone dan aplikasi yang digunakan, hal terpenting ketika merekam video time lapse dengan smartphone adalah memastikan smartphone kokoh di tempat sepanjang proses pembuatan video. Berikut ini adalah beberapa tips yang membuat video time lapse Anda semakin keren. Pemilihan Lokasi Pastikan lokasi yang Anda pilih aksi—bisa langit berawan, lalu lintas, keramaian di stasiun, bunga yang Anda tahu akan mekar, dan lainnya.

Kalau Anda memilih lokasi yang terlalu statis dan tidak banyak aksi, video akan jadi kurang menarik. Peletakan Smartphone Sekali lagi, ini yang penting. Gerakan terlalu banyak—apalagi kalau smartphone sampai jatuh— bisa membuat video Anda gagal. Gunakan tripod atau penyangga lain, seperti aksesori yang bisa menempelkan smartphone di kaca. Letakkan di tempat yang tidak akan tersenggol. Kalau bisa, temani ponsel—apalagi kalau di tempat umum. Pengambilan Gambar Pada saat pengambilan gambar, Anda bisa mengatur interval antar-pengambilan gambar satu gambar setiap 1 detik, 2 detik, 5 detik, dan seterusnya.

Sebelumnya, perkirakan dulu durasi video fi nal. Kalau pendek, misalnya kurang dari 10 detik, Anda gunakan pengaturan satu gambar setiap 1 detik. Kalau video sangat panjang durasinya, Anda bisa menggunakan angka yang lebih besar. Tapi ingat, untuk durasi yang sangat lama, jangan lupa perhitungkan baterai smartphone Anda. Kalau semua sudah diatur, Anda hanya perlu menekan tombol perekam video. Di beberapa aplikasi, Anda bisa mengatur jadwal penghentian perekaman. Kalau tidak ada, Anda harus menghentikan rekaman secara manual. Selamat mencoba.

Masjid Menara Kudus Sebagai Tujuan Wisata Religi di Akhir Pekan

Berlibur atau berwisata tak harus ke tempat yang paling populer dan paling ngehits mengikuti trend zaman sekarang. Anda bisa melakukan perjalanan wisata religi untuk belajar sejarah islam sekaligus untuk merefresh otak dengan segudang aktivitas pekerjaan yang begitu melelahkan.

Nahh salah satu tempat tujuan wisata religi yang bisa anda tuju adalah Masjid Menara Kudus. Masjid yang didirikan oleh Sunan Kudus pada tahun 1549M. Masjid menara Kudus terletak di sisi selatan Masjid Kudus dengan gaya bangunan merupakan bentuk akulturasi kebudayaan hindu di Indonesia pada waktu itu. Masjid Menara kudus merupakan salah satu masjid kuno di jawa peninggalan wali songo.

Dalam arsitekturnya sangat terlihat jelas bentuk akulturasi antara kebudayaan Islam dan Hindu. Hal ini salah satunya disebabkan pada waktu itu, Sunan Kudus menyebarkan agama Islam adalah dengan cara pendekatan budaya lokal saat berdakwah. Di dalam masjid terdapat satu prasasti berupa batu dengan ukuran 46cm x 30cm dan terletak di mimbar masjid. Konon sih katanya batu tersebut didatangkan langsung dari Baitul Maqdis Palestina dan menjadi batu pertama Masjid Menara Kudus. Jadi, hingga sekarang Masjid Menara Kudus juga sering disebut sebagai Masjid Al aqsa.

Selain terdapat prasasti, di dalam masjid juga terdapat gapura yang mirip dengan gapura pura masyarakat hindu dan masih dipertahankan bentuknya hingga saat ini. Gapura paduraksa adalah nama untuk gapura yang berada di dalam Masjid Menara Kudus. Namun, masyarakat di sana lebih sering menyebutnya dengan “Lawang Kembar”.

Ketinggian dari menara kudus sendiri mencapai 18m dengan dihiasi di sekelilingnya piring bergambar seperti manusia dengan unta, masjid, dan juga pohon kurma. Di dalam masjid sendiri juga terdapat tangga dari kayu jati yang terlihat sangat kokoh dan berwibawa. Di sebelah belakang tepatnya di sebelah barat masjid terdapat makam Sunan Kudus dan makam makam lainnya yang tak pernah sepi dari peziarah kubur. Terutama di bulan suci Ramdhan.