Kriteria Konsep Pornografi Menurut UU ITE

Ahmad Junaidi dalam tesisnya yang ke mudian dibukukan dengan judul: – ”PORNO! Feminisme, Seksualitas dan Pornografi di Media” menyatakan bahwa media massa sendiri berbeda pandangan dan belum memiliki batasan yang jelas mengenai pornografi (PT. Grasindo, 2012: Hlm. 81). Kenyataan ini memberi ruang interpretasi yang luas mengenai konsep pornografi dan melahirkan polemik yang terkadang serasa tiada ujung. Ketika pornografi memasuki media Internet yang rentan batas maka konsep pornografi pun menjadi penting untuk diulas. Berdasarkan Ketentuan Pasal 27 Ayat (1) UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik via WA WEB (“UU ITE”) yang menyatakan bahwa:

“Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/ atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan.” maka unsur pasal tersebut dapat diuraikan sebagai berikut:

1. Setiap Orang: adalah orang perseorangan;

2. Dengan sengaja dan tanpa hak: Sengaja mengandung mak na mengetahui (knowingly) dan menghendaki (intentionally) atau me nge tahui dan menghendaki terjadinya dilakukannya suatu perbuatan yang dilarang oleh UU ITE dan Tanpa hak berarti tidak memiliki hak, baik yang diberikan oleh undang-undang, perjanjian atau alas hukum lain yang sah juga termasuk melampaui hak atau kewenangan yang diberikan kepada orang yang bersangkutan berdasarkan alas hukum tersebut (in excess of authorization);

3. Mendistribusikan Dan/Atau Mentransmisikan baik di upload via online maupun wa web Dan/Atau Membuat Dapat Diaksesnya: konsep mentrasmisikan didasarkan kepada Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 50/PUU-VI/2008, yaitu interaksi sekejap antara pihak pengirim dan penerima dan interaksi tersebut merupakan bagian dari distribusi. Sedangkan “membuat dapat diakses” adalah dapat berupa memberikan akses terhadap muatan secara langsung dan memberikan akses berupa alamat link baik secara langsung maupun tidak langsung;

4. Informasi Elektronik Dan/Atau Dokumen Elektronik: Merujuk kepada Pasal 1 Ayat (1) UU ITE bahwa informasi elektronik adalah satu atau sekumpulan data elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, electronic data interchange (EDI), surat 2 elektronik (electronic mail), telegram, teleks, telecopy atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol, atau perforasi yang telah diolah yang memiliki arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.

Sedangkan dokumen elektronik berdasarkan Ketentuan Pasal 1 ayat 4 UU ITE ialah setiap Informasi Elektronik yang dibuat, diteruskan, dikirimkan, diterima, atau disimpan dalam bentuk analog, digital, elektromagnetik, optikal, atau sejenisnya, yang dapat dilihat, ditampilkan, dan/atau didengar melalui komputer atau sistem elektronik, termasuk tetapi tidak terbatas pada tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol atau perforasi yang memiliki makna atau arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya; dan 5. Muatan yang Melanggar Kesusilaan: pelanggaran Kesusilaan yang dimaksud dalam UU ITE lebih tepat dimaksudkan sebagai pornografi. Uraian unsur di atas memberikan batasan dan koridor perihal konsep Pornografi menurut UU ITE secara komprehensif dari sisi pelaku, motivasinya, metodenya, media dan tindakannya kendatipun tidak secara mutlak menghentikan kemungkinan adanya polemik dalam ruang interpretasi yang tentunya dimungkinkan selama proses pemahaman manusia selalu berkembang. Namun batasan dalam UU ITE memberikan patokan awal kriteria sebagai acuan dalam menentukan adanya tindak pornografi sehingga membendung maraknya pornografi terutama di dunia maya.

Lazada Tiga Tahun Logistik Jadi Prioritas

Lazada merayakan ulang tahunnya yang ketiga akhir Maret lalu. Di umur baru ini, mereka punya ambisi besar untuk membangun sendiri layanan logistik mereka sendiri di lebih banyak kota di Indonesia.E kbom melanjutkan bahwa mereka juga selalu berusaha menghadirkan platform on- line yang terbaik untuk peng- gunanya, seringan dan semudah mungkin diakses. “Pengguna smartphone di Indonesia baru 25% dari total pengguna ponsel. Di luar sana masih banyak yang masih menggunakan Nokia Symbian masih menjadi hal besar disini. Meski mungkin 25% lainnya nanti akan beralih ke Lollipop (dengan hadirnya Android One-red),” sela Ekbom. Untuk itu, Lazada berusaha membuat situs yang seringan mungkin sehingga bisa diakses oleh semua orang. Bahkan di wilayah yang punya koneksi internet buruk. Karena menurut Rene semua orang mestinya punya hak yang sama, “Apa yang bisa dibeli orang Jakarta mestinya juga bisa dibeli oleh orang Indonesia di wilayah lain nya,” tandasnya. Sedikit berbeda dengan media sosial lain yang langsung masuk ke timeline. Sebangsa memiliki launcher sendiri untuk menempatkan semua feature di atas. Selain keempat feature tadi, launcher ini juga menyediakan feature notifikasi dan perpesanan yang diletakkan tersendiri.

Baca Juga : https://teknorus.com/gambar-keren/

Di launcher ini pula Anda bisa menempatkan orang, grup, atau topik favorit yang bisa langsung diakses. Logisitik Tiga komponen penting dalam e-commerce adalah ketersediaan pemasok, platform internet, dan kapasitas gudang. Ketiganya saling bekerjasama. Apa yang dilihat pengguna di perangkatnya hanyalah bagian kecil dari semua yang tejadi. “Ketika pelanggan mengklik checkout, inilah (proses) yang membedakan e-commerce satu dengan yang lain.” “Kami akan membuat standar baru dalam dunia logistik di Indonesia,” terang Michael Ekbom, CEO Lazada. Sebuah standar baru karena menurutnya standar layanan distribusi barang di Indonesia masih belum memuaskan. “Kita tidak berbicara logistik di area Jabodetabek,” tuturnya kepada CHIP. “Tapi ini diluar area itu, diluar Jawa. Dimana layanan logistiknya tidak dapat dipercaya, kita tak tahu barang sudah dimana dan kapan akan sampai,” tuturnya lagi. “Untuk itu, nanti kita akan menambah pasukan berbaju dan motor dengan boks oranye dibelakangnya,” ujar Ekbom sembari menyebutkan ciri-ciri layanan logistik yang dibentuknya sendiri yang berciri khas seragam dan boks motor berwarna oranye itu. “Penjualan kami 40 persen ada di Jakarta, sisanya dari luar Jakarta,” lanjut pria berkebangsaan Swedia itu lagi. Untuk itu tak heran jika di tahun ini Lazada berambisi untuk menambah pasukan oranyenya itu di beberapa kota di Sumatra bahkan ia berharap bisa menembus Papua. Keinginan kuat untuk membentuk armada logistik sendiri disebutkan Ekbom karena menurutnya infrastruktur negara belum siap.

“Kami siap membangun infrastruktur terbaik untuk logistik (kami),” jelasnya. “Logistik perlu perhatian karena itulah urat nadi Lazada.” Saking pentingnya logistik, tak heran jika 5000 pekerja logistik Lazada saat ini meraup 80% total pekerja perusahaan online yang baru membuka gudang baru seluas 20.000 meter persegi itu. Karenanya, Logistik menjadi perhatian penting sebab menurut Ekbom, ada tiga hal penting yang harus diperhatikan kala berbisnis online.

“Produk yang tepat, platform online yang tepat, dan waktu yang tepat,” tambahnya. Untuk menghadirkan produk-produk yang tepat, Ekbom menyebutkan bahwa ia dan tim Lazada Indonesia selalu berusaha memenuhi kebutuhan penggunanya. “Email saja kami jika ada barang yang Anda cari tapi tak ada di Lazada, kami akan langsung mencarikannya untuk Anda,” sambungnya. Dengan makin populernya internet bagi sebagian besar masyarakat Indonesia, Eknom yakin nanti akan ada perubahan besar terkait cara distribusi produk. “Pilih produk terbaik, taruh di platform online terbaik, tidak perlu taruh toko di seluruh Indonesia,” jelasnya lagi. Bahkan perubahan itu menurutnya sudah mulai terasa di Jakarta. “Coba Anda ke Mangga Dua di hari Sabtu, kini sudah tersedia tempat parkir karena para pedagang sudah berpindah ke online. Pedangan kecil, menengah, hingga besar semua punya toko online.” Potensi Bukan Tantangan Ketika didesak mengenai kontribusi Indonesia dibanding negara ASEAN lain dimana Lazada menancapkan kukunya, Ekbom enggan berkomentar. Namun, menurutnya daya beli masyarakat Indonesia masih kalah ketimbang Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Tingkat daya beli serta kerumitan berjualan online di Indonesia disebutkan Ekbom bisa disetarakan dengan Filipina. “Sama-sama berbentuk kepulauan dan masih kurang berkembang,” tuturnya. Tapi di Lazada, menurutnya mereka tak melihat itu sebagai tantangan melainkan sebagai potensi. Jadi menurutnya Indonesia adalah tempat yang menakjubkan, “paling beragam, kepulauan dan paling tersebar,” paparnya. Berbicara mengenai pelanggan di Indonesia, menurutnya tak beda antara pelanggan Jakarta dan daerah lain. Sebab, pelanggan Jakarta jadi representasi pelanggan lain di seluruh Indonesia. “Sebab mereka membaca iklan yang sama, mengikuti tren yang sama, mencari dan membeli hal yang sama,” imbuh Ekbom.

Potensi lain yang jadi harapan Lazada adalah potensi pertumbuhan pemilik akses internet pada 2017 yang akan bertumbuh jadi 128 juta orang. Meski angkanya potensial, namun saat ini total e-commerce Indonesia masih tak sampai 2% dari total belanja tradisional. Maka menurut Ekbom, menarik orang berbelanja online, perlu ditumbuhkan rasa aman dan percaya dalam berbelanja online. Untuk menumbuhkan rasa ini bagi pengguna situs belanja online di Indonesia, maka ini adalah tanggung jawab semua pelaku e-commerce. Berhenti Mengeluh Ketika ditanya soal jajaran kepala dan manajemen Lazada yang banyak diduduki tenaga kerja asing, Ekbom berkilah bahwa Lazada adalah perusahaan profesional yang menghargai keragaman kebangsaan. Meski akhirnya ia mengaku bahwa Indonesia kekurangan tenaga berpengalaman untuk menduduki jabatan eksekutif dan manajemen menengah.

Menurut Ekbom, untuk menangani hal ini maka tenaga kerja muda Indonesia yang ada di luar negeri mesti segera kembali ke Indonesia dan mulai membangun negaranya sendiri. “Entrepreneur Indonesia (juga) perlu lebih percaya diri. Mereka perlu lebih percaya diri ketika berbicara ke investor tentang apa yang sedang dilakukan. Jangan cuma disimpan sendiri. Anda perlu membicarakan apa yang Anda buat ke orang lain kalau ingin membuatnya besar. Punya ambisi dan jangan takut memperlihatkan apa yang Anda lakukan,” Ekbom menyarankan. “Atau kesempatan itu akan jatuh ke tangan orang lain.” Selain itu, untuk membangun perusahaan internet yang berhasil menurut Ekbom mesti ada kolaborasi antara mereka yang berbasis teknis dan bisnis. “Anak muda Indonesia mesti mulai berbuat dan tidak hanya mengeluh sulit dilakukan. Anda tidak akan kemana-mana jika hanya mengeluh. Negara ini punya banyak kesempatan dari negara lain,” tegas pria 28 tahun itu

Seagate 4000 GB Hdd Kalangan Konsumen Kelas NAS

Begitu mendengar kata NAS, kita akan terpikir sebuah tempat penyimpanan data berukuran di atas 1TB. Seagate 4000 GB memang menjadi salah satu hard disk yang menyediakan kapasitas penyimpanan yang luar biasa besar. Sementara produk sejenis lainnya menggunakan istilah 4TB untuk memudahkan orang dalam membaca kapasitasnya, Seagate tetap menggunakan angka 4000 GB demi memberikan kesan berlebih dalam jumlah kapasitas yang ditawarkan.

Secara fisik, pemasangan label pada permukaan berlawanan arah dengan produsen lainnya. Saat membicarakan ketahanan, penggunanya tidak perlu khawatir. Seagate selalu menawarkan jajaran produk yang dijamin tahan banting. Selain itu, ketika beroperasi, Seagate NAS 4000 GB dapat menghasilkan getaran yang cukup kencang, yaitu sekitar 80 G.

Performa yang ditawarkan juga patut diperhitungkan. PCMark 7 memberikan skor yang cukup tinggi, yaitu 1819 dengan kecepatan transfer data 163 MB per detik saat membaca dan 161 MB per detik saat menulis. Dalam memindahkan data berukuran 1 GB, hard disk ini sanggup melakukannya dalam waktu sekitar 8 detik.

Produsen: Seagate harga: Rp 2.270.000 distributor: N/A telepon: N/A data TEKNIS kapasitas: 4 TB interface: SATA 3 Hdd form factor : 3,5 inci Hdd rotational speed: 5900 RPM Hdd cache : 64MB BOBOT: 610 gram special feature: Seagate acutrac Technology, Seagate opticache. Kelebihan : memiliki ketahanan fisik yang cukup mumpuni.

Plextor M6S SSD Berkecepatan Mengagumkan

Kali ini, lab pengujian kedatan gan salah satu SSD besutan Plextoryang siap mencuri perhatian para pengguna SSD. M6S menjadi salah satu produk andalan Plextor yang unggul dari berbagai aspek. Dengan dilengkapi desain yang sederhana, Plextor M6S dirancang bukan untuk bergaya dari segi penampilan. Warna perak dengan motif yang tidak “wah” bisa dibilang menjadi kekurangan yang tak begitu berarti.

Di dalam casingnya terdapat kapasitas penyimpanan sebesar 128 GB yang dikelola menggunakan controller Marvel 88SS9188. Oleh karena itu, SSD ini dijamin memiliki kualitas yang sudah tidak diragukan, baik dari segi performa maupun daya tahan secara fisik. Saat diuji menggunakan PCMark, SSD pat didalam casing. Jenis mainboard dan PSU yang didukung oleh VenomRX Draxus adalah tipe ATX. Selain itu VenomRX Draxus dapat menampung 2 buah drive ukuran 5.25” dan 2 buah drive ukuran 3.5”. Pada bagian belakang terdapat 7 buah expansion slot.

Desain casing yang screwless dan cable management yang baik mempermudah instalasi komponen pada casing. Jouvy Alif prAdewo ini mendapatkan skor 4480. Sementara itu kecepatan membaca yang dimiliki SSD ini adalah 411 MB per detik dan 311 MB per detik saat menuliskannya kembali. Ini adalah skor yang diraih saat mengujinya dengan software ATTO dan Crystal Disk Mark. Plextor M6S sanggup menulis dan membaca data sebesar 1 GB dalam waktu 6 detik.

Produsen: Plextor harga: Rp 990.000 distributor: Spektrum Utama telepon: (021) 612 5505 data TEKNIS kapasitas: 128 GB interface: SATA 3 form factor : 2,5 inci controller: Marvel 88SS9188 BOBOT: 113 gram special feature: 60 gram PAKET PENJUALAN Quick Start guide, manual, warranty Card. + Performa mengagumkan + Tidak menyediakan bracket pada paket penjualan