Categories
Parenting

Es Krim Kaya Gizi dan Mencerdaskan Bagian 2

TAK PERLU BERLEBIHAN

Meski es krim adalah makanan bergizi dan anak pun menyukainya, kita tetap harus mengatur anak dalam me ngonsumsi es krim. Umumnya, ahli gizi menganjurkan untuk tidak memberikan es krim setiap hari. Jikapun ingin memberikan setiap hari, maksimal berikan hanya sekali. Jika digabungkan dengan produk susu lainnya, seperti: susu atau yoghurt, anak diperbolehkan mengonsumsinya 2—3 kali sehari yang di dalamnya, salah satunya adalah es krim. Kenapa maksimal sehari sekali? Sebab, anak harus mendapatkan asupan energi dan zat gizi lainnya dari bahan makanan lain yang bervariasi.

Anak harus mendapatkan asupan gizi dari makanan pokok beserta lauk pauknya, buah-buahan (semisal: pepaya, pisang, mangga, jeruk), atau camilan lain (seperti: roti, puding, biskuit) yang mengenyangkan dan juga mengandung variasi vitamin. Jika anak terlalu banyak makan es krim, apalagi sampai ketagihan, dikhawatirkan ia tidak mau menerima asupan makanan lain yang penting untuk variasi asupan gizi dan vitamin. Kita pun perlu khawatir anak akan mengalami kelebihan berat badan, sebab pada beberapa jenis es krim mengandung cukup banyak lemak.

Untuk itu, berikan es krim di sela-sela jeda makanan pokok, sekitar pukul 10.00 (jeda antara makan pagi dan siang) atau sekitar pukul 15.00 (jeda antara makan siang dan sore/ malam). Jika diberikan di saat anak harus mengonsumsi makanan pokok, maka aktivitas makannya bisa terganggu. Hal penting lainnya, berikan es krim dengan bervariasi, tidak selalu cokelat atau stroberi tetapi berganti-ganti. Hari ini es krim rasa cokelat, besok stroberi, lusa rasa jeruk, hari berikutnya rasa mangga, pisang, kacang, dan seterusnya. Dengan begitu, anak jadi lebih mengenal beragam rasa. Nah, apakah si kecil sudah makan es krim hari ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *